
Sinjai, Sulawesi Selatan – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kabupaten Sinjai menjalin kerja sama strategis dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Istiqamah Bongki melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) pada Senin, 02 Desember 2024. Acara penandatanganan berlangsung secara resmi dan penuh makna, dihadiri oleh kedua belah pihak.
Maksud dari penandatanganan MOU ini adalah kemitraan bersama dalam usaha meningkatkan pemahaman tentang manajemen dan tata kelola perpustakaan yang baik. Kedua belah pihak bermaksud untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan sistem perpustakaan yang modern dan efektif.
Tujuan utama dari kerja sama ini adalah memanfaatkan potensi, keahlian, dan fasilitas yang dimiliki para pihak untuk membangun perpustakaan, khususnya manajemen tata kelola perpustakaan berbasis komputer. Hal ini akan dilakukan melalui kegiatan diskusi antara perpustakaan yang bersangkutan untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan.

Kepala Madrasah A. Mahrisal Sabil, S.Pd., M.Pd., Gr, menyampaikan “Kerja sama ini merupakan langkah maju bagi lembaga kami dalam meningkatkan minat baca dan literasi siswa. Melalui dukungan DISPUSIP, kami optimistis dapat membuka wawasan dan pengetahuan para siswa secara lebih luas.”
Dalam sambutannya, Kepala Dispusip Abdul Aziz Amin, SH, mengatakan”Perpustakaan ini bukan hanya sebagai sarana untuk membaca, tapi tempat untuk berkegiatan, terdapat juga taman baca atau literasi dengan disiapkan wifi gratis dan sekitar 85% pengunjungnya adalah mahasiswa. Di Sinjai itu termasuk Perpustakaan yang lengkap, karena tidak semua daerah ada taman literasinya. Konsep dari taman literasi ini adalah teman-teman atau masyarakat ingin membaca di tempat terbuka. Untuk jadwal, kita buka hari senin s.d sabtu, kecuali minggu dan/atau hari libur.”
Selanjutnya ia menambahkan: “Disini kami ada Kantor Perpustakaan Daerah baru yang berfokus di layanan, terdapat 3 lantai, lantai bawah adalah layanan, lantai kedua ruang aula atau pertemuan dan lantai ketiga ruang pengolahan buku.”
Penandatanganan MOU ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan dan literasi di Kabupaten Sinjai.
(Amega)