Deskripsikan artikel disini…
Bongki, Sinjai Utara (Humas Sinjai) – Salah satu program yang gencar dilaksanakan pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Istiqamah Bongki yakni Tahfidz. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan peserta didik di madrasah untuk mampu membaca, menghafalkan, mengamalkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.
Kepala Madrasah MI Darul Istiqamah Bongki, Megawati memberikan penguatan terkait evaluasi program Tahfiz yang di hadiri Musyrifah yang mengajar Tahfidz, Selasa (02/01/2024)
Pelaksanaan Tahfidz ini merupakan salah satu program unggulan MIS Darul Istiqamah Bongki dan di laksanakan setiap hari. Dimulai dari pukul 07.15 Apel pagi, Asmaul husna, dan Ikrar, kemudian lanjut pukul 07.25 s.d 07.55 tahfidz. Setelah itu, pukul 07.55 s.d 08.00 shalat dhuha pembacaan doa dan Khitmil Qur’an.
Megawati menyampaikan, mengenai bagaimana cara agar supaya semester ini tahfidz lebih baik lagi maka akan dibuatkan kesepakatan dan konsekuensi di kelas selama pembelajaran tahfidz. Setor hafalan minimal 3 baris setiap hari untuk kelas 4,5,6 dan iqro 1 halaman setiap hari untuk kelas 1,2,3. Contoh kesepakatannya membawa al-qur’an dan buku tahfidz setiap hari, menghargai guru dan teman, fokus pada al-qur’an saat pelajaran tahfidz di mulai, menghapal/setor hafalan minimal 3 baris setiap hari dan berbicara yang baik dan sopan.
“Konsekuensinya jika tidak membawa al-qur’an atau buku tahfidz akan ditegur dan diberikan poin peringatan, jika tidak sopan terhadap guru dan teman akan di tegur dan diberikan poin peringatan, jika tidak fokus menghafal al-qur’an akan di tegur dan mendapatkan pembinaan, jika tidak setor hafalan sebelum shalat dhuha akan setor hafalan saat jam istirahat atau sebelum pulang dan jika berkata kotor akan di tegur dan membaca istigfar 100 kali di depan kelas.” pungkasnya. (Jihad)